Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2023

VACUUM TEST

Gambar
Vacuum Test  merupakan pengujian yang dilakukan pada jalur yang sudah dilas ( welding seams ) untuk mendeteksi adanya kebocoran atau  crack .  Vacuum Test  ini dilakukan hanya pada  welding seams  yang ditemukan pada pelat yang datar ( tidak melungkung ) dan bukan pada pipa.  Prinsip dasar dari Vacuum Test ini adalah mendeteksi kebocoran pengelasan dengan cara membuat udara disekitar benda yang akan diuji menjadi hampa udara  dengan menggunakan media semacam tabung dari bahan yang tembus pandang, kebocoran akan terdeteksi lewat alat ukur yang terpasang atau terlihat langsung dengan adanya busa / gelembung dari cairan air sabun yang tampak di dalam tabung. Prinsip kerja dari Vacuum Test adalah kebalikan dari prinsip kerja Air pressure Test. Kelebihan : -  Power supply yang mudah didapatkan karena hanya berupa udara yang dipampatkan pada mesin kompresor   Kekurangan : - Dimensi dari  instrument uji  menentukan seberapa lama untuk...

ULTRASONIC FLAW DETECTOR

Gambar
Ultrasonic Flaw Detector  adalah yang tertua dan yang paling umum. Sejak tahun 1940-an, hukum-hukum fisika yang mengatur propagasi gelombang suara melalui bahan padat telah digunakan untuk  mendeteksi retakan tersembunyi, void, porositas, dan diskontinuitas internal lainnya dalam logam, komposit, plastik, dan keramik.  Prinsip Kerja Ultrasonic Flaw Detector  adalah dengan memanfaatkan rambatan gelombang ultrasonik yang dikeluarkan oleh transduser pada benda kerja dan kemudian gelombang baliknya ditangkap oleh  receiver.  Gelombang yang diterima ini dapat diukur intensitasnya, waktu perambatan atau resonansi yang ditimbulkan sehingga pada umumnya pemeriksaan ultrasonik ini didasarkan pada perbedaan intensitas gelombang yang diterima serta waktu perambatannya. Kelebihan : -  Tingkat kedalaman perembesan untuk mendeteksi  defect  sangat akurat dibandingkan  metode NDT yang lainnya - Hanya membutuhkan 1 sisi benda uji - Menampilkan informasi...

ULTRASONIC THICKNESS TEST

Gambar
Ultrasonic Thickness Test dapat diartikan sebagai metode non destructive test (NDT) dengan menggunakan energi suara frekuensi tinggi atau getaran ultrasonik yang berperan untuk melakukan proses pengujian atau proses pengukuran. Biasanya besar frekuensi gelombang ultrasonic   yang dipakai untuk pengujian ini berkisar di atas 20 khz.  Dalam penggunaannya biasanya metode ini digunakan untuk menguji berbagai macam produk logam dan non logam seperti sambungan las, benda cor, benda tempa, komposit, plastik, keramik. Jika dilihat secara umum, pengujian ultrasonik ini didasarkan pada penangkapan yang berasal dari gelombang yang dipantulkan atau pulse echo dan bisa juga dengan gelombang yang ditransmisikan melalui transmisi. Kemudian masing – masing penangkapan gelombang atau gelombang yang ditransmisikan tersebut dipakai dalam aplikasi tertentu, namun hanya secara umum, dan sistem pulse echo lebih berguna karena hanya membutuhkan akses pada satu sisi ke objek yang sedang diperiksa. K...

LIQUID PENETRANT INSPECTION

Gambar
Liquid Penetrant Inspection merupakan salah satu uji tidak merusak (Non Destructive Test) yang bertujuan untuk mengetahui cacat yang terjadi pada bagian surface (permukaan) benda uji. Pengujian ini biasa dilakukan pada material setelah dilakukan pengelasan. Metode pengujian penetrant ini menggunakan pinsip kapilaritas, dimana kapilaritas ini lah yang nantinya akan menunjukkan letak-letak discontinuitas yang terjadi. Dalam pengujian menggunakan metode liquiod penetrant, objek atau material dilapisi dengan suatu cairan pewarna yang gampang dilihat sebagai penetrant. Kemudian penetrant yang berlebih dibersihkan dari permukaan dan developer diberikan pada permukaan material. Developer ini yang akan mengangkat penetrant yang masuk masuk ke dalam celah atau cacat untuk bergerak ke permukaan. Prinsip developer dan penetrant ini menggunakan perbedaan densitas antara developer dan penetrant. Kemudian pada permukaan material akan terlihat jelas dimana posisi cacat yaitu pada bagian yang terdapat...

MAGNETIC PARTICLE INSPECTION

Gambar
Magnetic Particle Inspection digunakan untuk mendeteksi cacat yang terletak di permukaan atau sedikit di bawah permukaan, pada benda yang bersifat   ferromagnetic  (memiliki sifat kemagnetan tinggi).  Mendeteksi adanya pembentukkan medan magnet baru (medan bocoran) akibat garis gaya magnet yang terpotong oleh discontinuity sehingga akan menarik partikel magnetic untuk berkumpul di sekitar medan bocoran. Pengujian Magnetic Particle digunakan untuk mengidentifikasi material pada bagian surface dan subsurface dengan menggunakan material ferromagnetic, seperti besi dan baja. Metode ini menggunakan prinsip garis gaya magnet (flux) yang akan  berubah akibat adanya diskontinuitas. Dalam hal ini diskontinuitas (cacat) berada pada titik yang  terjadi perubahan flux sesuai penggunakaan partikel magnetic pada area yang diuji. Kelebihan : -  Peralatan yang relatif terjangkau - Dapat mendeteksi cacat pada surface dan subsurface - Dapat menguji pada dearah yang luas dan ...

RADIOGRAPHY TEST

Gambar
Radiography adalah bagian dari Non Destructive Test (NDT) yang menggunakan sinar x atau sinar gamma yang dapat menembus hampir semua logam kecuali timbal dan beberapa material padat sehingga dapat digunakan untuk mengungkap cacat atau ketidaksesuain dibalik dinding metal atau di dalam bahan itu sendiri.  Prinsip Kerja Radiography Test yaitu  Intensitas Radiasi akan berubah tergantung dari tebal material dan Density Material sehingga akan menghasilkan bayangan yang berbeda pada film hasil Radiography Test. Kelebihan dan Kekurangan Radiography Test : Kelebihan : - Mampu mendeteksi cacat permukaan logam   weld (lasan) atau Raw Material - Bisa menyajikan data yang terecord - Cacat yang tampak pada film 1:1 - Dapat dioperasikan pada posisi-posisi yang sulit Kekurangan : - Dibutuhkan Personil (orang) yang sudah berkualifikasi (Certified Personnel as ASNT requirement) - Biaya pengujian lebih mahal dibandingkan DPT, UT, dan MT - Bahaya radiasi sinar X dan Sinar Gamma

NON DESTRUCTIVE TEST

Gambar
NDT ( Non-Destructive Test ) atau bisa disebut juga dengan pengujian tanpa merusak. Sesuai dengan namanya, pengujian ini dilakukan dengan tidak merusak material saat inspeksi terhadap suatu benda. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui kerusakan dan tetap memelihara suatu material yang terdapat dalam benda tersebut.  Non Destructive Test (NDT) adalah teknik analisis yang dilakukan untuk mengevaluasi suatu material tanpa merusak fungsi dari benda uji tersebut. Beberapa jenis NDT antara lain: Ultrasonic Test (UT), Radiography, Penetrant Test, Magnethic Particle Test dsb. Pengujian NDT ini biasanya dilakukan paling sedikit 2 kali. Pertama, pada saat akhir proses fabrikasi untuk menentukan komponen yang dapat diterima setelah melalui proses fabrikasi, hasil dari pengujian ini akan dijadikan bagian kendali mutu komponen atau material. Kedua, NDT dilakukan saat komponen telah digunakan pada jangka waktu tertentu, untuk menemukan kesalahan sistem atau kegagalan pada komponen untuk ...